Misbun Sidek Akan Kembali Bertarung Dengan Musuh Bebuyutannya Asal China, Tian Bingyi

Mereka tidak berhadapan di lapangan tetapi dua legenda bulu tangkis, Datuk Misbun Sidek asal Malaysia dan Tian Bingyi asal China, akan bertarung lagi di balik layar.

Misbun, (60 tahun), diangkat sebagai pelatih kepala tim nasional junior Federasi Badminton Malaysia (BAM) pada Februari, sementara Bingyi, (57 tahun), dilaporkan mengambil alih sebagai pelatih kepala tim nasional junior China awal bulan ini.

Misbun dan Bingyi adalah pemain tunggal dan ganda masing-masing untuk tim nasional mereka. Mereka berada di sisi yang berlawanan beberapa kali di Piala Thomas pada akhir 80-an, terutama saat kekalahan Malaysia 1-4 dari China di final 1988.

Tekad mereka akan diuji ketika mereka memimpin tim mereka ke Kejuaraan Dunia Junior di Auckland, Selandia Baru, dari 28 September – 11 Oktober mendatang.

Mempekerjakan kembali Bingyi disebut-sebut oleh media China sebagai dorongan besar untuk pelatihan tim nasional junior mereka.

Bingyi, terkenal karena kemitraannya yang hebat dengan Li Yongbo yang mengklaim dua gelar juara dunia ganda putra pada 1987 dan 1989, sebelumnya pernah menjabat sebagai pelatih kepala ganda putri Badminton China dari 1992-2017.

Bingyi, juga tiga kali menjadi pemenang Piala Thomas, adalah wakil pelatih kepala dibawah Yongbo sejak 1997 sebelum mengikuti kompatriotnya itu mengundurkan diri tiga tahun lalu.

Sektor ganda putri China semuanya di bawah pengawasan Bingyi, mengorbitkan beberapa kombinasi terbesar dunia termasuk Ge Fei/Gu Jun dan Du Jing/Yu Yang.

Sebelum melesatnya nomor ganda putri Jepang, China tidak pernah melewatkan medali emas Olimpiade dari tahun 1996 hingga 2006 dan mendominasi Kejuaraan Dunia dari tahun 1997 hingga 2017.

Rekrutmen terbaru Badminton China mencerminkan keseriusan mereka dalam menghidupkan kembali status mereka sebagai negara adikuasa bulu tangkis nomor 1 dunia, yang terancam oleh Jepang dalam beberapa tahun terakhir.

Perombakan besar-besaran dari persiapan kepelatihan mereka telah dimulai sebulan setelah penampilan terburuk mereka di Kejuaraan Dunia di Basel tahun lalu.

Selain merekrut Li Mao sebagai pelatih tunggal putra, Badminton China bahkan mengejutkan dengan mematahkan tradisi untuk mengontrak mantan pemain ganda putra Korea Selatan, Kang Kyung Jin dan Yoo Yong Sung sebagai pelatih asing pertama mereka dalam sejarah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *